Site Loader
D'Botanica (BTC) Mall. P01/01. Pasteur, Bandung.

Apakah relasi suami istri yang Anda jalani berdua pasangan saat ini baik2 saja? Apa sih artinya baik2 saja?

Baik2 saja bukan berarti tidak konflik, sesungguhnya kami berdua pun baru melalui sebuah konflik yang besar!

Tidak ada konflik antara suami istri di sisi lain sebenarnya juga bisa menjadi sinyal bahwa keduanya tidak dekat, sudah menjaga jarak supaya tidak saling menyakiti.

Karena suami istri sama2 pintar, sama2 punya keinginan, sama2 punya cara pandang sendiri, maka konflik bisa saja terjadi saat keduanya bertukar pikiran untuk menyatukan persepsi & menghasilkan keputusan bersama.

Hanya, seringkali salah satu pihak merasa terintimidasi saat percakapan terjadi.

Ada suami merasa,”Ah, istriku mah mau menang sendiri kalo ngomong. Ya udah, biarin aja. Ntar kalo saya lanjutkan malah ribut lagi.”

Ada istri merasa,”Suamiku ini ga pernah bisa menerima pendapatku. Aku selalu dianggap bodoh & ga tahu apa2.”

Jika suami atau istri terpaksa terhenti dan tidak bisa maju lagi dalam bertukar pikiran & perasaan, hati2! Sesungguhnya relasi mulai menurun. Keinginan untuk menyatu ternyata sudah berhadapan dengan benteng kokoh tinggi yang namanya EGO.

Ego manusia dengan sinful nature-nya seringkali bisa berbuat semena2 terhadap orang2 terdekat. Ya, orang terdekatlah yang jadi korban! Siapa? Suami atau istri, juga anak2.

Di tempat kerja atau ruang publik, seringkali ego kita diatur oleh setumpuk aturan2 bekerja atau bermasyarakat, tapi jika di rumah sendiri…siapa yg bisa mengatur? Saya menemukan ada suami atau istri yang sudah tak berdaya oleh tingkah laku pasangannya sendiri yang dianggap sudah diluar nalar tapi toh terjadi!

Hubungan sudah menjadi tidak baik2 saja, jika Anda saat ini sudah merasa tidak nyaman dengan pasangan Anda, bahwa apa yang dikatakannya bisa jadi sering melukai Anda, bahwa apa yang dilakukannya seringkali Anda anggap salah, bahwa apapun yang pasangan katakan atau perbuat sudah tidak mendapatkan respek dari Anda.

Wah, jika demikian, apa yg harus dilakukan?

Sy & Liana juga mengalami konflik2 rumah tangga yang bikin hati susah & tidur gelisah, tapi jelas suami istri yang mau bertumbuh harus membangun strategi menyatukan relasi itu saat baru saja melalui badai konflik.

Jika tak ada strategi, yang ada hanyalah pembiaran yang akan terus-menerus terulang dalam sejarah pernikahan Anda. Ujung2nya, Anda akan merasa apatis & tak berdaya lagi lalu menenggelamkan diri dalam berbagai hal yang bisa Anda nikmati sendirian tanpa keberadaan pasangan! Pastinya ini bahaya! Krn pihak ketiga gampang masuk menggoda!

Kemaren kami awali pagi hari hanya dengan menikmati ngopi & makan pagi bersama di luar. Ngobrol hal2 ga penting, sambil boleh merasakan kembali betapa hadirnya pasangan sungguh merupakan harta tak ternilai dalam kehidupan kami. Momen spt ini sungguh merupakan kenikmatan hidup yang seyogyanya direbut & diperjuangkan setiap suami istri yang masih belajar takut akan TUHAN.

Pengkhotbah 9:9 Nikmatilah hidup dengan isteri yang kaukasihi seumur hidupmu yang sia-sia, yang dikaruniakan TUHAN kepadamu di bawah matahari, karena itulah bahagianmu dalam hidup dan dalam usaha yang engkau lakukan dengan jerih payah di bawah matahari.

God bless!

Pdt. Chang Khui Fa
Passionate Marriage Mentor

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *