Saya yang dulu hidup dengan iman yang banyak Off-nya daripada On-nya. Rasanya, semakin hari hidup saya makin dipenuhi kekhawatiran & dikuasai pemikiran-pemikiran yang negatif. Sampai di satu titik saya seperti terperangkap dalam sebuah labirin yang tak ada jalan keluarnya. Sunggu saya sudah tidak tahu lagi harus melangkah kemana?
Pikiran khawatir, pesimis, sampai parahnya sudah tidak punya cita-cita/goal dalam hidup. Saat ini di benak saya cuma, “Yah, hidup mengalir aja.” Sampai satu bulan terakhir, di bulan Mei 2020 yang saya yakini dimana adalah Jalan Tuhan, saya dikenalkan dengan Ps. Chang & Ibu Liana. Kami “bertemu:” secara virtual melalui kelas “Stronger Marriage Newly Wed Zoom Meeting”. Walaupun ada Pandemi Corona & jarak yang jauh karena berbeda kota domisili, pastinya tidak menghalangi saya & suamiku Christopher dibimbing beliau.
Dua sampai tiga minggu pertama saya tidak terlalu menampik karena belum ada perubahan significant yang dirasakan. Tapi, relasi kami berdua dengan Ps. Chang & Ibu Liana sudah terbentuk sejak Kelas Zoom berakhir, kami suka WA ngobrol tentang Tuhan & pergumulan kehidupan.
Tiba di hari Selasa, tanggal 16 Juni di pagi jam 97:07 (masih sangat melekat sekali di ingatan). Saya membuka HP melihat WA ada pesan masuk dari Ps. Chang (seperti biasanya beliau setiap pagi selalu mengirimkan “bimbingan” & encourage-nya) yang membuat hati dan pikiran saya menjadi tersentak.
Selama ini, saya yang terperangkap di labirin dan tidak tahu jalan keluar harus berbuat apa & bagaimana…tetapi, kalimat dari Marriage Quote & chat WA saya mengenai quote tersebut dengan Ps. Chang menjawab apa yang saya gumulkan selama bertahun-tahun…
Self awareness, membangun habits (Intimacy with God) akan meruntuhkan semua pesimisme, kekhawatiran, ketiadaan goal hidup saya. Tuhan Yesus sangat baik dan akan selalu baik. Walaupun selama ini saya jauh dari-NYA tapi DIA tetap “mencari” & menolong saya untuk selalu bersandar & semakin dekat denganNya.
Kiranya Tuhan Yesus terus berbelas kasihan & memimpin kami yang rapuh ini. Kami mau belajar mengasihi DIA.
