Saat seseorang mengalami penolakan, emosinya terluka yang menyebabkan kemarahan dalam hatinya, saat dia mengekspresikan kemarahan apakah dengan mendiamkan pasangannya atau berkata-kata, dampaknya sama saja yakni: membuat dia makin ditolak.
Pola ini seringkali muncul pada seseorang yang sedari kecil ternyata kehadirannya di dunia tidak diinginkan orang tuanya.
Orangtuanya ada mencukupi kebutuhan fisikalnya tapi orangtuanya sendiri tidak ingin membangun kedekatan emosi dengannya.
Makin dewasa, ada perasaan asing atas dirinya sendiri & over sensitive saat ada orang yang tidak menyetujuinya.
Saat sudah menikah, lagi-lagi dia menjadi pribadi yg sukar bekerja sama & sulit untuk menyatu, krn sedikit saja pasangannya tidak menyetujuinya, kemarahannya akan sangat memuncak yang akhirnya berimbas negatif kpd relasi itu sendiri. Pasangannya pelan2 mulai merasa tidak nyaman dgn dia.
Segera cari pertolongan untuk menyelesaikan pola emosi spt ini.
Anda dapat mengisi form konseling di sini: https://linktr.ee/FamilyInsight
—
Photo by Gadiel Lazcano on Unsplash
