Site Loader
D'Botanica (BTC) Mall. P01/01. Pasteur, Bandung.

Minggu / 5 Maret 2023

Bangun Jam 3 subuh, siap2 utk kotbah pagi hari Minggu di Oefeto Timur, Kupang. Meninggalkan Kupang Jam 04.00 subuh. GPS memberitahu bahwa perjalanan akan ditempuh sekitar 2 jam. So rasanya aman krn ibadah Jam 07.00 pagi Waktu Indonesia Tengah/WITA.

Ditemani Bp. Markus Kwartono Adi, teman seangkatanku dulu di STT Reformed Indonesia. Wah! Sepanjang perjalanan yang masih gelap kami ngobrol banyak hal ini itu, maklum, sdh lama ga bertemu.

GPS mengarahkan kami melewati gunung geser. Teman2 pasti tahu bahwa beberapa hari yg lalu ada jalan menuju Soe yg tahu2 tertutup gunung di Kupang sini. Orang2 pada bingung loh kok jalan bisa hilang? Dan berganti jadi gunung? Rupanya ada fenomena alam yang tidak biasa! Jadilah berhari2 kendaraan Kupang – Soe macet berjam2 sampai harus melewati jalan kampung utk bisa sampai di tujuan.

Syukurlah pagi kemaren, kami bisa melewati jalan tsb dgn deg-deg-an krn memang butuh keahlian menyetir spy mobil bisa bergerak maju & jangan sampai slip di tengahnya. Jalan ini baru dibuat dengan memutari gundukan gunung baru tsb. Yang mau lihat klik: https://youtube.com/shorts/9E9ypJ80svg?feature=share

Sampai di satu titik GPS, pinggir jalan di GMIT Eno Sonhalan Apit di Desa Noelmina, GPS mengarahkan memasuki jalan hutan. Sisa 37 menit lagi sampai GMIT Imanuel & waktu masih jam 06.00 pagi. Aman rasanya. Mobil masuk melalui jalan hutan & harus berhenti tidak bisa lanjut krn berhadapan dgn jembatan beton tinggi yang jalan naik & turunnya sudah digerus air sungai, sehingga patahannya kelihatan curam yang tak mungkin mobil lewati!

Nah Loh! Memangnya mobil ini bisa terbang? Melihat situasi, kami berdua putuskan mobil balik ke pinggir jalan & kami akan cari ojek motor utk menempuh sisa waktu yg only 37 menit berdasarkan GPS.

Waktu berlari cepat pagi itu, long story short kami berdua sudah meliuk2 melewati hutan yg jalanannya slip di sana sini, lewati dua sungai sampai akhirnya Jam 07.00 pagi hanya untuk bertemu fakta bahwa perjalanan tidak bisa lanjut krn terlalu berat medannya. Lihat di sini: https://youtube.com/shorts/lzO7EhzeN8I?feature=share

Wahhh…Jam 07.00 kami di sini, sementara di sana Ibadah sudah harus mulai! Sisa hanya 20 an menit tapi ga bisa menembus jalan hutan ini!

Atas arahan penduduk desa, kami disarankan kembali untuk menempuh jalan lain yakni melalui SILLU, yang lebih jauh tapi katanya jalan tersebut lebih mudah.

Akhirnya baliklah kami kembali ke mobil yg parkir di Noelmina dan akan mengambil jalan lain via Sillu. Sinyal di sini mati hidup shg komunikasi dgn gereja pun menjadi sulit.

Kembali ke arah Kupang, now melalui Sillu butuh waktu 2 jam. Sementara waktu sudah merangkak naik. Apakah ibadah masih bisa dilakukan?

Jam 08.00 pagi kami terhubung dgn Bendahara Gereja Pak Masdi yang menyatakan bahwa jemaat masih menantikan kami. Sekitar Pk.09.30 WITA akhirnya sampai juga kami di GMIT Imanuel Oenaunu, OefetoTimur, Kupang. Saat kami datang, gereja masih ramai & kebaktian belum dimulai. Segeralah ibadah kami siapkan, sy dibriefing singkat akan urutan liturgi GMIT. Saat akhirnya bisa duduk dalam ruang ibadah dengan gereja yang penuh jemaat…ada satu syukur pada Tuhan yang akhirnya memimpin kami tiba di gereja ini dengan selamat hanya celana & sepatuku kotor kena cipratan lumpur di motor tadi.

Sy berkotbah dengan tema FIRMAN HIDUP bagi keluargaku. Menyingkapkan: Apa 3 tanda dalam hidup kita jika benar diri ini sudah mengalami keselamatan kekal?

https://www.instagram.com/p/CpZRHbKLDlg/?igshid=YmMyMTA2M2Y=

Makan siang di rumah Pak Masdi dengan ditemani tua2 & tokoh gereja. Siang itu kami lalui dengan istirahat & ngobrol2 di rumah Pak Masdi di sore hari ditemani teh manis, kacang rebus & jagung. Mencoba mengenali budaya lokal yang perlu kita doakan supaya diterangi Injil Kristus yang membebaskan. Mengenali konteks budaya penting sekali spy bisa menyampaikan firman Tuhan lebih mendarat krn bertemu dengan keseharian mereka.

Bersiap2 untuk malam harinya diadakan Seminar bagi pasutri. Wahh, menuju sore tahu2 mati lampu. Jadilah kami mulai seminar ini dalam gelap. Jemaat terus berdatangan hingga gereja penuh.

https://www.instagram.com/p/CpbHa1oBPSD/?igshid=YmMyMTA2M2Y=

Di tengah seminar akhirnya nyala juga lampunya!
Kami memberikan 5 Buku STRONGER MARRIAGE bagi hamba Tuhan & Penatua yang mengajar di sini.

Selesai seminar, kami kembali ke Kupang.

https://youtu.be/6D6DkQ3RQNM

Waktu di jam tangan saya memberitahu bahwa sudah jam 12.00 midnight saat tiba kembali di rumah di Kupang. Terima kasih Tuhan Yesus sudah memimpin pelayanan hari pertama.

Hari ini akan lanjut ke GKSI Jemaat Galilea Fa’i di Amabi Oefeto, ibadah pasutri nanti malam jam 19.00. Mohon doanya Teman-teman ya…😁

(to be continued)

Pdt. Chang Khui Fa
Passionate Marriage Mentor.

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *